Skip to content

Contact

Hubungi Prugress

Gunakan formulir di bawah ini untuk mengirimkan pesanmu.

Rekomendasi

Temukan tulisan terbaru lainnya

25 Okt 2024

Analisis Saham PT Wijaya Karya (WIKA) Terbaru Q3 2024: Kinerja, Prospek, dan Rekomendasi Investasi

Analisis Saham PT Wijaya Karya (WIKA) Terbaru Q3 2024: Kinerja, Prospek, dan Rekomendasi Investasi

06 Jun 2026

IHSG Anjlok 8,69% dalam Sepekan: Apa yang Sebenarnya Terjadi pada Pasar Saham Indonesia (5 Juni 2026)

IHSG ambles 8,69% sepekan ke 5.594, rupiah tembus Rp18.000, dipicu rebalancing ganda MSCI dan FTSE (GOTO cs keluar), tekanan fiskal, dan arus keluar asing.

14 Jan 2026

Analisis Saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) Per Q3 2025 (Update Januari 2026)

Analisis Saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) Per Q3 2025 (Update Januari 2026)

05 Nov 2025

Analisis Saham TOTL Q3 November 2025 — Stabilitas & Dividen Tinggi di Tengah Tantangan

Valuasi Murah, Dividen Tinggi, & Momentum Pertumbuhan yang Menggiurkan — Apakah TOTL Layak Dibeli Sekarang?

21 Mei 2026

Analisis Saham Timah (TINS) Q1 2026: ROE 27%, Laba Melesat 595% — Tapi Ancaman Royalti Juni 2026 Bisa Pangkas 20% Profit

TINS Q1 2026: laba bersih Rp1,5 triliun melampaui target 595%, ROE 27%, dan harga timah LME masih di USD55.000/ton. Namun rencana kenaikan royalti timah menjadi 5–20% per Juni 2026 menjadi risiko terbesar yang belum sepenuhnya dihitung pasar.

14 Nov 2025

Analisis Saham NRCA (Nusa Raya Cipta Tbk) Per Q3 November 2025 - Kontraktor Cash-Rich dengan Volatilitas Ekstrem

PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) adalah perusahaan jasa konstruksi Indonesia yang beroperasi sejak 1975, anak usaha Surya Semesta Internusa (SSIA). Pada 9 bulan 2025, NRCA membukukan revenue Rp 2,66 triliun (+4,8% YoY) dan net income Rp 156,3 miliar (+84,5% YoY). Perusahaan memiliki balance sheet yang sangat kuat dengan cash Rp 728 miliar, net cash position Rp 477 miliar, debt minimal (DER 0,19x), dan free cash flow Rp 209 miliar. Dividend yield 2,23% dengan payout ratio konservatif 26,34%. Namun, harga saham sangat volatile (range Rp 278-1.250) dan free float rendah (20,14%). Valuasi PER 16,05x premium terhadap market dengan pertumbuhan revenue hanya 2,46%